Kausa

Bumi: Tumbuh dari Menulis

Hai Anisa,
Saya bertahan di tempat ini, Universitas tempat kita bersama belajar tentang kemanusian dan kebersamaan, sementara waktu sebelum akhirnya ‘merayakan’ kelulusan ini dengan karya-karya di daerah penempatan nanti. Anisa, Aku ingin tumbuh dan terus berkembang dari dunia kepenulisan, se-tidak nyaman apapun keadaannya di tempat mengabdi nanti. Dari menulis ini aku sedikit demi sedikit terus belajar, semuanya termasuk kewajiban membaca. Hanya dengan memproses bacaan yang baik kita bisa menghasilkan tulisan yang baik pula.
Well, buat aku menulis ini memecah kebuntuan juga. Tentu banyak yang berseliweran di kepala, mulai dari yang tidak penting sampai pikiran sampah sama sekali. Anisa, aku ingin terus tumbuh dengan menulis. Kedewasaan kita tidak diukur dengan seberapa tinggi badan kita atau seberapa tua usia kita, tapi semata-mata dari cara kita memproses masalah. Nah, menulis memaksa kita berfikir runut, sistematis, atau malah acak sama sekali tapi jelas memiliki goal yang terukur. Tentu harapan akhirnya aku terus dalam budaya berfikir sebagaimana proses menulis.
Nanti aku sambung lagi, Anisa.

Advertisements
Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s